Hak untuk mendapatkan pendidikan sangatlaj penting dan harus di penuhi bagi setiap anak di usia pembelajaran tidak membedakan di mana asal dan latar belakangnya. Inilah yang menjadi motifasi dan spirit bagi SMA YP KODYA Blitar menyelenggarakan pendidikan bagi anak didik di LPKA Kota Blitar.
Menurut ibu umi subarkah selaku kepala sekolah juga berniat akan membimbing dan mendidik anak lpka sesuai dengan standart pendidikan yang ada tidak membedakan dengan siswa reguler niat baik dari ibu kepala sekolah tersebut akhirnya di sambut baik oleh dinas pendidikan. Hingga SMA YP di nobatkan sebagai sekolah inklusi oleh dinas pendidikan provinsi jatim.

Sebuah pengahargaan memang sudah di dapatkan namun pekerjaan berat telah menanti karna beliau berharap ada peraturan khusus bagi anak anak didik di LPKA Kota Blitar dalam persyaratan administratif karna tidak sedikit dari calon siswa sma yp yang berada di lpka belum bisa menjadi siswa karna terganjal persyaratan afminstratif dengan nada sedih ibu umi mengutarakannya.
Banyak sudah terobosan dan perjuangan yang di jalankan dari ibu kepala sekolah. Akhir akhir ini beliau juga mengusahakan agar semua anak didiknya mendapatkan akses kartu indonesia pintar demi kelancaran proses belajar.
Dengan kehadiran program peduli yang aktif dalam pemenuhan hak dasar anak dan adfokasi di segala lini dirasa sangat membantu untuk kemajuan dari pendidikan yang di selenggarakan oleh SMA YP KODYA
Semua kemampuan baik dari pemikiran dan materi di kerahkan untuk mewujudkan sekolah inklusi yang baik dan layak di perhitungkan di kalayak umum.

Tidak hanya itu ibu kepala sekolah tersebut juga aktif dalam forum peduli anak dan sering membantu memberikan motifasi kepada anak anak lpka untuk menuntut ilmu setinggi tinginya guna mencapai masa depan yang lebih baik.
No comments